Hari Minggu yang cerah, Aldi dan Hana pergi ke taman untuk menangkap seekor kupu-kupu. Kupu-kupu adalah hewan yang cantik bukan? Sayapnya berwarna cerah, indah, dan menawan. Kupu-kupu yang indah tersebut berasal dari ulat loh! Bagaimana caranya ulat menjadi kupu-kupu? Apakah kamu tahu bagaimana siklus hidup kupu-kupu?
Nah, pada artikel ini kita akan membahas tentang siklus hidup atau metamorfosis hewan. Sebelumnya apakah kamu tahu apa itu metamorfosis? Mari kita bahas bersama.
Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk dan struktur yang terjadi pada hewan, mulai dari embrio sampai menjadi dewasa. Metamorfosis hanya terjadi pada hewan tertentu saja, yaitu pada kelas insekta dan katak. Metamorfosis ini penting untuk dipelajari karena ada manfaat yang akan didapatkan saat mempelajari metamorfosis, yaitu dapat mencegah tersebarnya virus atau penyakit. Contohnya, jika kita mempelajari dan mengenal bagaimana daur hidup serangga, dalam hal ini adalah nyamuk demam berdarah, tentu kita akan mengerti bagaimana langkah tepat dalam menanggulangi penyebaran nyamuk demam berdarah agar tidak meluas. Manfaat lain yaitu dapat menghasilkan barang barang bermanfaat seperti sutra. Dengan mempelajari daur hidup ulat sutra, kita dapat menghasilkan sejumlah bahan untuk memproduksi lembaran kain sutra yang mahal dan bermanfaat bagi manusia.
Lalu, bagaimana proses terjadinya metamorfosis pada hewan? Apa saja contoh hewannya? Untuk lebih jelasnya, mari simak video berikut.
Nah, sekarang kalian sudah tahu bagaimana proses metamorfosis itu terjadi. Agar pemahaman kalian terhadap metamorfosis lebih baik, maka kerjakan latihan pada worksheet di bawah ini.
Jika kalian ada kendala dalam pengerjaan bisa menghubungi melalui whatsapp.
Semangat!!!!
0 komentar:
Posting Komentar